Mengobati Scabies Tertular dari Peliharaan
Scabies 'Manusia' vs Scabies 'Hewan'
Scabies manusia lebih cepat menular ke manusia. Namun pengobatannya lebih mudah. Saat keponakan pulang dari pesantren, saya obati dengan obat untuk scabies, alhamdulilah cepat sembuh
.
Penularan scabies dari hewan ke manusia lebih lama atau tidak cepat. Saya tertular dari kelinci, sementara anggota keluarga lain tidak. Penambahan bruntus-bruntus baru diluar daerah yang terkena tidak terlalu cepat sehingga lesi hanya disekitar situ-situ saja. Saat itu scabies ditangan saya bruntusnya berkumpul ukuran 6x4cm, di paha bruntusnya satu-satu dan menyebar.
Namun ketika tertular scabies dari hewan, sulit sekali penyembuhannya. Saya coba pakai scabicid, scabimite, dan salep 24 yang biasa dipakai untuk scabies manusia, tidak juga sembuh. Sudah berkali-kali dioleskan tidak juga sembuh. Padahal bruntus-bruntusnya lebih sedikit. Saya ujicoba pakai cream anti jamur juga tidak mempan.
Terapi Scabies 'Hewan'
Untuk mengobati kelinci, saya pakai wormectin suntik. Saya ujicoba mengoleskan wormectin tersebut ke area bruntus-bruntus ditangan. Alhamdulillah besoknya bruntus-bruntus tersebut sembuh. Sekitar seminggu, kulit kembali jadi normal. Namun ketika dioles di paha, tidak efektif. Tetap saja merah dan gatal.
Saya ujicoba pengobatan pakai air panas belerang ke Cipanas Subang. Airnya panas banget jadi ga bisa berendam lama-lama. Anak-anak dibawa ke kolam dangkal yang ada pertemuan aliran air panas dan air dingin. Saya juga ikut berendam disana karena tak tahan dengan yang terlalu panas. Karena tidak terlalu panas alhamdulilah bisa berendam lama. Alhamdulillah bruntus-bruntus di paha besoknya juga sembuh.
Suatu kali saya kena scabies lagi karena beli kelinci baru yang ternyata ada scabies nya (scabies di kuku kelinci sering ga diperhatikan. Jika ditelinga dan hidung bisa langsung terlihat). Karena pengalaman sebelumnya, saya berendam lagi di air panas Subang. Kali ini kami berendam di kolam berbayar. Airnya panas banget sehingga ga kuat berlama-lama. Ada juga kolam air hangat tapi ga lama berendam di kolam tersebut karena sudah kepanasan sebelumnya di kolam air panas. Besoknya ga ada perbaikan scabies, ditunggu berhari-hari ga sembuh juga. Dioles cream/salep untuk scabies, tidak ada juga perbaikan. Lalu berdoa minta kesembuhan sama Allah.
Qadarullah (atas takdir Allah), suatu kali anak-anak minta berenang. Di kolam renang saya juga ikut berendam. Bukankah kebanyakan kita dikolam renang berendam bukan berenang? 😂
Kolam renang nya ada air dingin dan air hangat. Saya lebih banyak bermain dikolam dingin. Kolamnya berkaporit cukup kuat. Besoknya Alhamdulillah scabiesnya sembuh.
Suatu kali kena scabies lagi beli kelinci Holland Loop yang ternyata ada scabies (percaya sama penjual jadi ga cek dengan teliti). Ke kolam pemandian lagi dan alhamdulilah sembuh juga.
Apakah yang membuat sembuh? Apakah kandungan kaporitnya? Atau kutunya mati karena tidak bisa bernapas karena berjam-jam dalam air? Saya kurang tahu, bisa ujicoba dengan membandingkan berendam 1 jam dengan air tanpa kaporit di rumah. Lihat hasilnya. Jika tidak sembuh kemungkinan kaporit yang mematikan kutu di kulit. Jika sembuh, kemungkinan kutu mati karena 'kehabisan napas' karena kelamaan berendam.
Tambahan ( 23 Juli 2021)
Bulan Juni 2021 saya mengadopsi kucing. Kucingnya manja dan suka tidur di pangkuan saya. Hari ketiga paha mulai gatal-gatal. Kemudian menyusul tangan juga mulai gatal. Gatalnya jauh lebih hebat dibandingkan saat tertular scabies dari kelinci.
Berhubung covid sedang mengganas, suami tidak mengizinkan ke kolam renang. Saya sudah pakai salep 24 tapi ga mempan.
Untuk mengobati kucing tersebut dan mencegah kucing2 lain dan kelinci2 tertular, semua saya suntik wormectin. Untuk memberantas kutu yang barangkali tercecer, semua area saya semprot obat nyamuk merk Baygon. Satu jam setelah penyemprotan rasa gatal di tangan hilang (pakai baju lengan pendek) tapi di paha masih gatal (pakai celana panjang dengan ujung karet) . Lho kok bisa hilang ya? Apa karena obat nyamuk?
Penasaran, saya ke kamar, buka celana panjang lalu menyemprotkan baygon ke ruangan. Satu jam kemudian gatalnya juga hilang (sebenarnya kurang dari 1jam baik di tangan atau di paha).
Besok nya merah-merah di tangan dan paha hilang. Alhamdulillah keluhan kulit saya sembuh.
Lenny Oktorina


Komentar
Posting Komentar