LGBT, Islam vs Kesehatan

Toleransi terhadap LGBT demi penurunkan penularan HIV?


Dalam diskusi pembahasan materi LGBT dalam pandangan Islam dan Kesehatan, kemudian ada pendapat:

1. LGBT dalam pandangan islam dan kesehatan itu ga sama. 

2. Mengusulkan pembicara X, karena LGBT itu perlu dirangkul dan tidak boleh dihakimi. Banyak yang mental dan loss of theraphy karena merasa dihakimi. Banyak mereka yang jadi korban.

3. Bahkan ada yang bertekad balas dendam dengan menyebarkan virus tersebut (berhubungan dengan gay sebanyak mungkin). 

4. Mereka itu ada komunitas2nya. Ada komunitas ODHA bagi yang terkena HIV AIDS,

5. Kita perlu mengedukasi agar menggunakan kondom dalam berhubungan seks agar tidak menularkan hiv dan penyakit menular lain. 

6. Hanya 5 pendapat diatas yang saya ingat.


Pendapat pribadi saya

1. Pandangan Islam dan kesehatan mayoritas tidak bertentangan. Jika liwath tidak dilakukan, penyebaran HIV dikalangan LGBT otomatis turun. Jika liwath sering terjadi, infeksi hiv dan infeksi kelamin lain akan meningkat. Jadi bagian apakah dari Islam yang bertentangan dengan kesehatan dalam masalah LGBT? Jika bertentangan dengan nafsu yang dilarang syariah selalu ada.


2. Tidak semua orang bisa mengenali gay. Maka kebanyakan dari mereka selamat dari bullyan secara personal. Jika terjadi bullyan terhadap perilaku LGBT secara umum, so pasti mereka merasa tersindir. Lalu apakah  loss of theraphy pasien HIV LGBT karena dihakimi muslim 'garis kokoh'? Atau psikologisnya yang down dengan kondisi penyakitnya? Jika kita lihat orang baik2 yang kena hiv pasti down dan bisa loss of therapy jika mentalnya sudah menyerah. Atau orang yang kena kanker  banyak yg down dan loss of theraphy jika menyerah dengan penyakitnya. 

Dalam kuliah LGBT dari sudut islam kemarin itu juga diskusi tentang hal LGBT. 

- Adapun mengenai korban LGBT, benar kebanyakan akan jadi pelaku atau orientasi seksualnya akan berubah. 

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999)
Jika seseorang menjadi korban LGBT dan orientasinya berubah tanpa dia inginkan, dan dia menahan melakukan dosa liwath, maka itu pahala yang besar baginya dan jihad yang besar baginya.

- Disebutkan dalam kondisi ketika syahwat tak bisa diredam, maka mengambil yang dosanya lebih ringan demi menghindari dosa yang lebih berat. Misalnya melakukan masturbasi dengan hayalan homoseksual.

InsyaAllah islam itu tidak saklek dan keras. Namun Islam juga tidak menjadikan bermudah2an menghalalkan yang haram.

3. Bertekad balas dendam menyebarkan penyakit. 

Apakah dia balas dendam karena tudingan orang2 islam garis kokoh? Atau dia balas dendam karena kena terinfeksi HIV dan dia marah akan terkena penyakit tersebut. Zaman saya masih mahasiswa, dosen juga pernah cerita bahwa ada seorang wanita yang suka seks bebas kena hiv dan bertekad balas dendam dengan berhubungan dengan banyak pria. Jadi bukan hujatan orang2 yang membuatnya balas dendam. Tapi karena tidak bisa menerima takdir dan akibat dari perbuatannya sendiri.

4. Komunitas LGBT ada banyak. 

Komunitas LGBT diantaranya komunitas untuk mencari teman kencan (ini yang paling banyak), berbagi konten2 seksual LGBT, memperjuangkan persamaan, dan komunitas ODHA (komunitas ini hanya kecil jumlahnya dr total komunitas LGBT). Komunitas ODHA yang bukan LGBT juga banyak.

5. Penyebab kecepatan kasus baru pada kalangan homoseksual adalah:

- sepasang homo yang keduanya adalah laki-laki. Laki-laki aktivitas seksualnya jauh lebih aktif daripada wanita. Bagi pasangan yang sudah menikah tentu paham, keinginan laki-laki untuk berhubungan seks jauh lebih sering dari wanita- - laki-laki bisa menyukai orang yang berbeda dalam satu waktu (makanya ada syariat poligami) sementara wanita lebih sulit. Dalam pengamatan saya di dunia maya, banyak gay yang menawarkan diri for free demi dapat teman 'kencan'. Atau jalan-jalan ke tempat banyak orang berkumpul mencari teman kencan atau godain cowok2 yang disukai di media sosial.

- salah satu penyebab ketidakpatuhan pemakaian kondom selama ini adalah memakai kondom menyebabkan hubungan seksual kenikmatannya menurun jauh. Nikmatnya hilang banyak. Makanya orang males pakai 

Mengkampanyekan kondom akan menurunkan penyakit? Bisa iya jika semua patuh pakai kondom. Mengkampanyekan memakai kondom amat sangat harus merupakan pilihan terakhir. Yang perlu diperkuat diawal adalah penguatan ketaatan pada Allah, berharap ampunan Allah, takut akan siksaan dan azab-Nya, dan taubat. Kondom hanya pilihan yg sangat akhir bagi mereka yang summum bugmun umyun fahum laa yarjiun (Al-baqarah ayat 10)

Namun kita menghadapi ancaman Allah jika fahisyah merajalela jika kita mengkampanyekan kondom tanpa penguatan keagamaan: 

”Tidaklah nampak fahisyah  di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya.” [HR. Ibnu Majah, lihat ash-Shahihah no. 106]

Barangkali wabah korona ini adalah bagian dari azab merajalelanya fahisyah.

Arti fahisyah:

“Perbuatan atau ucapan yang sangat jelek.” (al-Mufradat fi Gharib al-Quran, 626).

“Segala sesuatu yang melampaui batas.” (Mukhtar as-Shihah, 234)

Link video berikut barangkali bisa memberi gambaran bagi kita bahwa bagaimana pentingnya peran agama dalam menjaga masyarakat agar tetap dalam koridor2 yang benar. Video ini menceritakan kehidupan barat dengan toleransinya terhadap berbagai hal termasuk LGBT dan bagaimana hal tersebut merusak tatanan masyarakat.

https://youtu.be/zLPPv_IShIs


Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya perbuatan yang paling kutakuti akan menimpa umatku adalah perbuatan yang dilakukan oleh kaum Luth” (HR. Ibnu Majah).

Jika kita membaca Al-quran tentang kaum Luth maka alangkah besar kemurkaan Allah akan perbuatan mereka. Bahkan masyarakat Sodom sudah memaklumi perbuatan tersebut. Sehingga azab tak hanya menimpa kaum lelakinya, namun juga kaum wanitanya. Bahkan istri nabi Luth termasuk diantara mereka yang diazab. Menurut Tafsir Jalalain, isti Nabi Luth (Wa’ilah) memberikan kabar kepada kaum laki-laki Sodom bahwa di rumahnya ada laki-laki yang begitu memesona. Tak ayal, para lelaki Sodom pun segera menyerbu rumah Nabi Luth dan masing-masing dari mereka berharap dapat melampiaskan syahwat menyimpangnya. Bahkan saking rusaknya masyarakat Sodom, yang selamat hanya Nabi Luth dan kedua putrinya.

Alqamar : 34. Sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Kami selamatkan mereka sebelum fajar menyingsing

Wallahu'alam


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengobati Scabies Tertular dari Peliharaan

Menghilangkan Nyeri Luka Bakar

Hedonic treadmill