Tips Sehat dalam Islam dari Segi Aktivitas Fisik dan Pola Makan
Aktivitas Fisik
Apakah aktivitas fisik dalam Islam yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan?
Selama ini sering kita dengar olahraga yang dianjurkan dalam Islam adalah : memanah, berenang dan berkuda.
Namun jika kita telaah:
- memanah, yang diharapkan dalam memanah adalah ketepatan dalam bidikan. Dan gerakan fisik dalam memanah tidak terlalu banyak
- berkuda, yang lari adalah kuda sementara kita duduk diatas kuda.
- berenang, jika kita lihat Madinah jaraknya ke laut cukup jauh. Di Madinah juga tidak ada sungai atau danau (?), dan di hadist kita tidak menemukan Rasurullah berenang.
Maka saya mengambil kesimpulan hadist tetntang berkuda, memanah dan berenang adalah hadist terkait kewajiban idad, bukan untuk olahraga. Wallahu'alam
Maka saya melakukan penelusuran hadist tips sehat Rasurullah terkait aktivitas fisik, dan saya menemukan bahwa tips sehat fisik sehat Rasurullah adalah dari cara berjalan beliau.
Cara berjalan Rasulullah --> cepat seperti orang berjalan pada turunan
Ali bin Abi Thalib ra meriwayatkan, “...Jika mengayunkan langkah, beliau berjalan dengan tegak layaknya orang yang sedang menapaki jalan turunan. Aku belum pernah melihat orang seperti beliau sebelum atau sesudahnya.” (Hadits shahih, Mukhtashar asy-Syama’il no.4)
Ali bin Abi Thalib ra meriwayatkan, “Apabila Rasulullah SAW berjalan, tubuh beliau bergoyang, seperti sedang menuruni tanah yang landai.” (HR. At-Tirmidzi, kitab al-Manaqib)
Laqith bin Shabrah ra meriwayatkan, “...Tak lama kemudian, Rasulullah SAW datang dengan berjalan yang jalannya seakan turun dari atas.” (HR. Abu Dawud, kitab Thaharah)
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan:
“Tidak pernah aku melihat orang yang lebih tampan selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Matahari bersinar di wajahnya. Dan aku tidak pernah melihat orang yang lebih cepat dalam berjalan selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Seakan-akan bumi dilipat bagi beliau, bahkan kami harus bersungguh-sungguh (jika berjalan bersama beliau) dan beliau bukan orang yang cuek” (HR. At-Tirmidzi dalam Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah, no.118)
Silahkan teman-teman mencoba berjalan cepat, bagaimana respon pernapasan dan denyut jantung teman2.
Hikmah:
Jalan Rasulullah cepat → setara dengan jogging
Jenis olahraga Rasulullah adalah olahraga aerob/ olahraga endurence ( olahraga aerobik merupakan aktivitas olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang yang dilakukan secara terus- menerus, seperti: jalan kaki, lari, bersepeda dan jogging )
Efektif waktu,
efektif dalam waktu krn berjalan cepat
tidak butuh waktu khusus untuk olahraga
Olahraga Rasulullah konsisten tiap hari, karena setiap kali beliau jalan. Ketidakkonsistenan kurang baik bagi tubuh, yang biasanya aktivitas fisik rendah, tiba-tiba durasi sedang - tinggi.
ada bukti bahwa olahraga teratur, meskipun intensitasnya sedang, menurunkan insidensi dan keparahan infark miokard
Pada atlet terjadi kardiomegali fisiologis (pembesaran jantung fisiologis) dan peningkatan kapasitas pemompaan jantung. Hal ini terjadi pada olahraga tipe endurance, bukan pada tipe sprint.
POLA MAKAN
Pola makan Rasurullah
“Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf [7]: 31)
“Tidaklah seorang manusia memenuhi satu wadah yang lebih berbahaya dibandingkan perutnya sendiri. Sebenarnya seorang manusia itu cukup dengan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Namun jika tidak ada pilihan lain, maka hendaknya sepertiga perut itu untuk makanan, sepertiga yang lain untuk minuman dan sepertiga terakhir untuk nafas.” (HR Ibnu Majah no. 3349, dinilai shahih oleh Al-Albani)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadaku pada suatu hari, “Wahai ‘Aisyah, apakah Engkau memiliki sesuatu (untuk dimakan pagi ini)?” Aku menjawab, “Wahai Rasulullah, kita tidak memiliki makanan sedikit pun (untuk dimakan).” Beliau lalu berkata, “Kalau begitu, aku akan puasa hari ini.” (HR. Muslim no. 1154)
“Pernah kami melalui suatu bulan yang ketika itu kami tidak menyalakan api sekali pun. Yang kami miliki hanyalah kurma dan air, kecuali ada yang memberi kami hadiah berupa potongan daging kecil untuk dimakan.” (HR. Bukhari no. 6458)
Puasa-puasa sunnah
- Puasa Hari Senin dan Kamis
”Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di hari Senin dan Kamis. Ketika Nabi ditanya tentang hal tersebut, beliau berkata, “Sesungguhnya amal seseorang itu dihadapkan pada Allah ketika hari Senin dan Kamis.” (HR. Abu Dawud no. 2436, dinilai shahih oleh Al-Albani)
- puasa ayyamul bidh
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)
- Puasa Dawud
- Puasa di bulan Sya’ban
- Puasa Tasu’a dan Asyura (Muharram)
- Puasa Enam Hari di bulan Syawwal
- Puasa hari Arafah (10 Dzulhijjah)
Kaitan menjaga pola makan dengan kedokteran
“Tidaklah seorang manusia memenuhi satu wadah yang lebih berbahaya dibandingkan perutnya sendiri. Sebenarnya seorang manusia itu cukup dengan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Namun jika tidak ada pilihan lain, maka hendaknya sepertiga perut itu untuk makanan, sepertiga yang lain untuk minuman dan sepertiga terakhir untuk nafas.” (HR Ibnu Majah no. 3349, dinilai shahih oleh Al-Albani)
Tidaklah seorang manusia memenuhi satu wadah yang lebih berbahaya dibandingkan perutnya sendiri.
Kebutuhan kalori perkilogram berat badan semakin lama semakin berkurang dengan bertambahnya umur. kebutuhan kalori total mungkin meningkat dari bayi ke dewasa karena penambahan ukuran dan berat. Kebutuhan bayi 100-120kal/kkBB, dewasa 25-35kal/kgBB (tergantung aktivitas fisik). Namun jika sudah dewasa, maka penambahan berat akan ke samping. Kelebihan asupan akan dirubah menjadi lemak, kolesterol, atau menjadi gangguan tolerasansi glukosa atau diabetes. Kolesterol tinggi akan meningkatkan resiko penyumpatan pembuluh darah kecil (misal di jantung, ginjal, otak, kaki) dan batu empedu
Sebenarnya seorang manusia itu cukup dengan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya.
ini penjelasannya akan panjang terkait fisiologi tubuh.....insyaAllah nanti dilanjutkan bahasan ini
Pas sekarang jadi paham banget makna hadist tsb.
Saya makan 2 biji kacang almond dan itu kenyangnya seperti maka sepiring nasi setelah sekian bulan mengurangi karbohidrat. Nampaknya tubuh benar2 mengoptimalkan penyerapan.
Komentar
Posting Komentar